Cara Membedakan Robot Trading Real
Cara Membedakan Robot Trading Real

Cara Membedakan Robot Trading Real

106 View

Konsumtif.com – Kini platform robot trading semakin menjamur dan sangat gampang sekali ditemui oleh masyarakat. Mulai dari yang menawarkan trading krypto, forex, hingga komoditas.

Salah satu yang kini tengah populer adalah robot trading auto trade (ATG) yang menawarkan penjualan robot trading yang mampu membantu investor mengumpulkan profit melalui trading emas.

Merujuk kedalam laman websitenya, investor yang membeli robot trading bisa menikmatinya seumur hidup mereka.

Dengan menggunakan robot trading tersebut, Expert Advisor (EA) ATG fokus akan mencari profit 0.5% setiap hari dengan maximal kerugian hingga 3%.

Selain itu, mereka mengklaim akan memberikan auto compound. Dalam penjelasan tersebut, EA adalah sebuah software atau script algoritma yang dapat ditambahkan dalam platform trading forex dengan tujuan agar aplikasi tersebut nantinya bisa berjalan secara otomatis atau melakukan transaksi buy dan sell tanpa instruksi manual pengguna.

Sehingga penggunanya hanya cukup memantau, sedangkan EA berjalan otomatis yang dikontrol penuh oleh tim IT ATG.

Harga bot yang dijual juga beragam adanya, hal itu disesuaikan dengan masing-masing level kemampuannya.Untuk bot level 1, menawarkan kapasitas trading US$ 110 – US$ 500, kemudian memberikan auto compound 0,01 lot – 0,05 lot dan dibandrol dengan harga US$ 100 atau Rp 1,5 juta.

Sementara untuk bot dengan level 5, kapasitas trading bisa mencapai US$ 10 juta dan auto coumpound 1.000 lot. Bot ini dibandrol dengan harga US$ 3.500 atau Rp 52,5 juta.

Kami telah berdiri satu tahun lebih dengan pengguna ratusan ribu robot. Saat menggunakan ATG, pengguna hanya tinggal diam, semua bot yang melakukan trading jual dan beli,” Ujar admin ATG yang tidak mau menyebutkan namanya tersebut.

Lebih lanjut lagi ia mejelaskan, di dalam transaksi menggunakan ATG, penggunanya harus memiliki deposit mengendap US$ 100 agar bot masih terus bisa berjalan.

Jika penarikan dana ditarik melebihi deposit, maka bot akan hangus dan tidak bisa lagi melakukan transaksi lagi di ATG, pengguna harus membeli robot yang baru.

Berdasarkan dengan data yang dikirimkan oleh admin tersebut, ia mengklaim keuntungan yang diperoleh pengguna ATG setiap bulannya secara rata yang berada di kisaran 14%-16%.

Sementara secara harian, sejak satu tahun terakhir, secara historis, kerugian yang dialami ATG hanya terjadi 11 kali, dari 240 kali lebih trading.

Kemudian, selain daripada itu ada terdapat robot trading bernama robot Sparta yang melakukan trading pada aset forex. Sama halnya dengan ATG, Robot Sparta juga mengklaim pengguna hanya cukup membeli robot, lalu seluruh transaksi akan dilakukan robot dan pengguna hanya tinggal menerima keuntungan.

Demikianlah ulasan dan penjelasan ini dapat kami sampaikan kepada anda, semoga tema artikel yang kami beri judul tentang Cara Membedakan Robot Trading Real ini dapat bermanfaat bagi para pembaca semua.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *