Metode Analisis Teknikal Dalam Trading Saham dan Perbedaan Trading Saham dan Investasi Saham
Metode Analisis Teknikal Dalam Trading Saham dan Perbedaan Trading Saham dan Investasi Saham

Metode Analisis Teknikal Dalam Trading Saham dan Perbedaan Trading Saham dan Investasi Saham

198 View

Konsumtif.comMetode Analisis Teknikal Dalam Trading Saham dan Perbedaan Trading Saham dan Investasi Saham. Analisis teknis adalah analisis saham dengan tren harga yang diamati dan pola yang terlihat pada grafik untuk mengidentifikasi peluang menuai keuntungan.

Munculnya analisis teknis berdasarkan kepercayaan

  • Harga saham bergerak mengikuti tren tertentu.
  • Perkiraan pergerakan harga di masa lalu akan diulang di masa depan.

Hal-hal dasar yang perlu Anda ketahui dari analisis teknis, yaitu:

  • Dukungan dan perlawanan
  • Candlestick
  • Indikator

Baca Juga: Pelajari System Internet Marketing Agar Bisnis Cepat Berkembang

Dukungan dan perlawanan

Apa itu support dan resistance? Dukungan adalah batas harga di mana pedagang percaya pembelian saham terjadi ketika harga mencapai batas tersebut.

Sedangkan resistance adalah harga limit dimana trader percaya penjualan saham terjadi saat harga mencapai batas tersebut. Bisa dibilang perlawanan adalah kebalikan dari dukungan.

Candlestick

Candlestick adalah jenis grafik harga dalam analisis teknis yang menampilkan keamanan tinggi, rendah, pembukaan, dan penutupan untuk periode tertentu.

Mulai dari penggunaan pedagang beras di Jepang, candlestick populer kemudian digunakan pedagang saham.

Candlestick dibagi menjadi dua warna: hijau dan merah. Hijau menunjukkan harga ditutup lebih tinggi, sementara merah menunjukkan penutupan Rendah.

Baca Juga: Cara Daftar Google Maps Untuk Lokasi Bisnis Anda

Indikator saham

Ada sejumlah indikator yang digunakan dalam analisis teknis untuk mengamati pergerakan harga saham.

  • Moving Average adalah garis yang mencerminkan pergerakan harga saham pada penutupan. Pembentukan garis rata-rata bergerak dibagi dengan jumlah hari tertentu, seperti 15, 30, 100, atau 200 hari.
  • Osilator stokastik adalah indikator pergerakan harga saham hingga area overbought dan turun ke area oversold.
  • Moving Average Convergence Divergence atau MACD adalah indikator momentum harga saham yang menunjukkan sinyal beli saat garis dilintasi.
  • Volume adalah indikator yang menunjukkan tingkat pembelian dan penjualan saham.

Baca Juga: Pentingnya Melakukan Promosi Dalam Sebuah Bisnis

Perbedaan perdagangan saham dan investasi saham

Di antara perdagangan saham dan investasi saham, ada perbedaan yang jelas. Berikut ini adalah beberapa perbedaan meskipun tujuannya sama – Cari Untung.

  • Jangka waktu: perdagangan saham jangka pendek (jangka pendek) dalam menguntungkan, sementara keduanya menunggu untuk waktu yang lama atau jangka panjang (jangka panjang) untuk mengambil keuntungan.
  • Analisis: perdagangan berfokus pada pola dan pergerakan harga sehingga cenderung menggunakan analisis teknis. Sementara kedua fokus kinerja dan prospek jangka panjang perusahaan sehingga menggunakan analisis fundamental.
  • Pengamatan: mitra dagang dengan memantau harga saham setiap hari. Sementara keduanya memantau seperlunya.
  • Rasio: perdagangan berdasarkan analisis teknis menggunakan indikator (moving average, stochastic, MACD, volume). Sedangkan kedua saham berdasarkan analisa fundamental menggunakan rasio sesuai, PBVR, ROE, hingga DER.

Leave a Reply

Your email address will not be published.